Selasa, 16 Desember 2014

al itsmun (dosa)

al-Itsmun
Berjumpa lagi dengan saya, BG si santri gendeng. Curhat seperti biasa, kebanyakan di daerah kota atawa di desa-desa semacam daerah pondok saya. Kebiasaan menikah dengan pakaian adat sudah hal yang lumrah. Namun mengertikah saudara dibalik pemakaian pakaian adat semacam itu mengandung sesuatu yang melanggar syariat. Nah itulah PR saudara sebagai orang yang hobi OL di FB atawa Twitter. Apalagi trendsetter masa ini sudah jamannya teknologi, kata ipin di serial Upin, Ipin dan kawan-kawan “semue ade di intarnet”. Beh anak sekecil itu aja ngerti kalau apa saja ada di internet. Mulai dari jajanan malam, toko online, bisnis cracking, phising, ilmu, ada di internet. Kenapa saya bicara semacam ini ?. karena, internet itulah gudangnya ilmu. Ilmu apa saja ada disitu. Mulai ilmu nyolong, ilmu nyantet, ada disitu. Kalau bahasa santri sih “ilmu laduni kuwi, ra usah takok nak ustadz wes ngerti”. Kalau dibandingkan dengan orang terdahulu seharusnya anak zaman sekarang lebih cerdas dan pintar dari pendahulu-pendahulu. Mereka belajar hanya di satu guru, tapi kita belajar dari sistem OL. Dimanapun dan kapanpun yang penting OL, pada saat itulah kita belajar. Asek.
            Nah pada pertemuan kali ini kita mbahas tentang al-Istmun (dosa). Dosa kalau saya artikan adalah sesuatu yang membuat orang takut. Bagaimana tidak, kalau saudara saya tanyai “neng, mau zina sama saya?”, “takut de-o-do, es-a-sa. DOSA, apalagi pake besar bang. Iiiiiicchhh atut”. Itu mah kalau soulmate anda alay bin lebay. Tapi pada intinya sama. Terlepas dari konotasi dan persepsi (asek) orang tentang pengertian itu saya serahkan kepada masing-masing pribadi.
            Orang yang tidak pernah dosa adalah Rasulullah –kan, beliau adalah maksum (terjaga dari dosa)- nah saya kasih resep atawa tips bagaimana cara seseorang tidak dikenakan dosa.
            Rufi’al Qalam atau terangkatnya pena, maksudnya ialah malaikat yang bertugas mencatat segala amal kita itu pena bin pulpen yang selalu dibawanya kesana kemari diangkat oleh Allah karena orang tersebut tidak dikenakan dosa. Salah satunya adalah orang gila, sebagaimana kita ketahui bahwa orang gila alias kamyu adalah orang yang hilang kesadarannya. Segala yang ditindaknya berlandaskan tanpa akal, maka dari itu sang orang gila tersebut tidak pernah dosa dan tidak pernah berpahala. MASUK SURGA, entah surga ataukah neraka itu mah masalah yang di atas, apa gak gitu?. Kalau anda mau setiap pekerjaan anda gak dikenai dosa ya silahkan gila dulu, mau?.
            Yang kedua, orang yang gak dikenai dosa salah satunya juga orang yang tidur. Contoh apabila anda tidur mulai jam 5 sore sampai jam 7 pagi. Sholat apa sajakah yang anda tinggalkan. Maghrib, isya’, sama shubuh kan. Lah kalau gitu ceritanya, anda harus mengqadlai atau mengganti sholat tersebut. Anda tidak berdosa tapi mempunyai kewajiban untuk membayar sholat tersebut, fahimtum ?.

            Terimakasih atas kunjungannya, thx.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar